Keris Brojol Uler Lulut Meteorit (Termahar)

Tangguh: Pajajaran

Keris Brojol pamor uler lulut

Pasikutan: kaku

Warangka: Ladrang Surakarta bawaan pemilik sebelumnya

Pamor: Uler lulut (Bahasa Indonesia: ular jinak)

Angsar doa untuk meningkatkan kewibawaan/kharisma sehingga disegani semua orang, termasuk atasan dan bawahan di tempat kerja

Keris dhapur Brojol tangguh Pajajaran. Condong lelehnya ekstrim

Pamor Meteorit secara visual ada warna abu-abu, ada kehitaman serta ada yg putih cemerlang. Hal ini semakin jelas bila keris diminyaki dan dipandang di bawah sinar matahari.   

Ciri khas besi keris tangguh Pajajaran

Panjang wilah/pesi: 30,5 cm / 8 cm (pesi masih utuh/panjang)

Gandik maju/nonong khas keris daerah kulon (Pajajaran/Segaluh)

Ciri khas gandik keris tangguh Pajajaran

Brojol adalah suatu istilah atau kata yang sering dipergunakan untuk mengungkapkan peristiwa lahirnya jabang bayi. Pesan yang ingin disampaikan oleh empu melalui keris dhapur brojol adalah agar manusia dapat dilahirkan kembali secara spiritual, disucikan, atau kembali ke fitrah. Dhapur Brojol dapat juga dimaknai sebagai sebuah pengejawantahan keinginan manusia untuk senantiasa dapat lancar segala sesuatunya (mbrojol) dalam hal menyelesaikan kesulitan kehidupan.

Termahar via Bukalapak