Singep Keris Kain Cinde Warna Kuning

Sarung pembungkus warangka keris atau singep terbuat dari Kain Cinde warna Kuning. Cocok untuk segala jenis Warangka Keris dari adat Surakarta, Yogyakarta, Wulan Tumanggal, Sandang Walikat maupun jenis Warangka Keris luar Jawa (Melayu, Palembang, Sumatera, Lombok, Bugis dll).

Dipasangkan dengan Warangka Adat Surakarta

Tali juga terbuat dari kain Cinde (bukan tali kolor) sehingga tampak elegan dan mriyayeni.

Dipasangkan dengan Warangka Adat Yogyakarta

Silahkan lengkapi perabot pusaka anda dengan sarung warangka keris ini agar warangka  terhindar dari kemungkinan tergores, terbentur, kena debu dan sebab lain yang bisa merusak.

Dipasangkan dengan Warangka Sandang Walikat dan Wulan Tumanggal

Murah namun tidak murahan. Juga tersedia warna lain, silahkan cek di item barang/persediaan warna lain.

KOndisi ditutup, tali juga terbuat dari kain cinde yang sama
Saat disimpan di Lemari Pusaka

Link Pembelian:

https://www.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/koleksi/keris/4h3egua-jual-singep-keris-kain-cinde-warna-kuning?from=list-product&pos=0

https://www.tokopedia.com/warungantikan/singep-keris-kain-cinde-warna-kuning

https://shopee.co.id/Singep-Keris-Kain-Cinde-Warna-Kuning-i.583707236.16412906154?sp_atk=6180601e-216e-4706-baa7-b2d422a82834

Keris Jalak Sangu Tumpeng Ngulit Semongko (Termahar)

Pasikutan prigel/tangkas

Tangguh: Estimasi Mataram Senopaten

Keris Jalak Sangu Tumpeng Tangguh Mataram Senopaten

Pamor: Ngulit Semongko (dipercaya memudahkan mencari jalan rejeki, dan mudah bergaul, pamor ini tidak pemilih dan cocok bagi siapa saja).

Keris Jalak Sangu Tumpeng Pamor Ngulit Semongko

Keluarnya pamor mubyar putih menyala

Warangka: Ladrang Surakarta Iras (tanpa sambungan)

Warangka Ladrang Surakarta Iras/tanpa sambungan

Deder perlu diganti

Panjang wilah/pesi: 33,5 cm / 7 cm

Foto sebelum dan sesudah diwarangi

Pesi wutuh

Dhapur Jalak Sangu Tumpeng sarat makna filosofi

Keris dhapur Jalak Sangu Tumpeng boleh dikata adalah salah satu keris berdhapur Jalak yang paling populer bagi masyarakat Jawa hingga banyak dijadikan pusaka warisan keluarga turun temurun.

Juga diketahui seringkali diberikan orang tua kepada anaknya ketika hendak merantau mencari rejeki atau dimiliki sebagai bekal dan pengingat dalam mencari rejeki yang berlimpah.

Termahar via Tokopedia