Keris Pandawa Cinarita Kelengan Bersertifikat

Tangguh Mataram Abad XVIII (lihat sertifikat/surat keterangan TMII)

Keris Pandawa Cinarita Pamor Kelengan

Jumlah Luk: 5. Pembagian luk merata serasi

Dimaharkan include Sertifikat TMII (Taman Mini Indonesia Indah)

Pasikutan gagah birawa

Pasikutan Gagah Birawa

Warangka gayaman Surakarta kayu Timoho

Warangka Gayaman Surakarta Kayu Timoho

Pamor: Kelengan atau Pengawak Waja, dengan angsar/tuah yaitu membuat pemiliknya berpikir dan bersikap lebih bijaksana.

Angsar Pamor Kelengan diantaranya sebagai Pusaka Tindih

Keris berpamor kelengan/pengawak waja lebih mengutamakan kematangan tempa dan kesepurnaan aspek garap. Bahkan juga memiliki kekuatan isoteri lebih multifungsi dibanding keris berpamor. Yaitu sebagai alternatif keris pusaka TINDIH, dimana secara mata batin, watak, karakter, perbawa dari keris TINDIH dapat menjadi pamomong bagi tosan aji lainnya

Material besi bagus dan prima, tampak wilah keris ketika diminyaki

Panjang Wilah/Pesi: 35,5 cm / 7  cm

Detail bagian sor-soran Keris

Dimaharkan include surat keterangan/sertifikat TMII

Mengutamakan aspek garap dan kematangan tempa

Keris Pandawa Cinarita termasuk dicari para pemburu isoteri keris karena dipercaya membantu orang lancar berbicara, meningkatkan kharisma, dicintai orang sekitarnya. Biasanya jaman dulu keris Pandawa Cinarita dimiliki para Dalang. Hingga kini  banyak dicari guru, dosen, MC, salesman, notaris, pengacara maupun profesi-profesi lain yang menuntut kemampuan berbicara di depan publik.

Link Pembelian:

Pay Pal Ready by Request

https://www.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/koleksi/keris/4gezpp4-jual-keris-pandawa-cinarita-kelengan-bersertifikat?from=list-product&pos=0

https://www.tokopedia.com/warungantikan/keris-pandawa-cinarita-kelengan-bersertifikat?whid=0

Keris Langka Paniwen Sengkelat dengan Tindik

Keris dhapur langka. Tangguh: Mataram. Luk: 13 (tiga belas)

Keris Langka Paniwen Sengkelat

Pasikutan: wingit namun prigel/tangkas

Pasikutan Wingit dengan pamor wos wutah

Warangka kayu Timoho gaya Pakualaman

Pamor: Wos Wutah (dipercaya baik untuk keselamatan dan ketentraman pemiliknya, memudahkan mencari rejeki dan cukup wibawa. Pamor ini tidak pemilih dan cocok bagi siapa saja)

Kembang kacang pogok

Keris Luk 13 dengan kembang kacang pogok

Panjang wilah/pesi:  32,5 cm / 6,5 cm

Warangka kayu Timoho dengan gaya Pakualaman Yogyakarta

Terdapat tindik logam di bagian salah satu sisi gonjo dan di bagian lubang pesi/pangselan (lihat foto). Jenis logam belum diketahui (silahkan anda menilai sendiri).

Silahkan dinilai sendiri jenis logam untuk tindik keris di atas

Pemberian tindik logam pada sebilah keris pusaka tentu bukanlah tidak sengaja atau tanpa maksud. Tindik pada bagian gonjo atau lubang pesi dipercaya agar pemilik bisa terhindar dari pengaruh-pengaruh negatif, ada juga kepercayaan untuk meredam “aura panas” pusaka itu sendiri.

Tertarik memahari keris langka ini? Silahkan klik link pembelian berikut ini:

https://www.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/koleksi/keris/4gah977-jual-keris-langka-paniwen-sengkelat-dengan-tindik?from=list-product&pos=0

https://www.tokopedia.com/warungantikan/keris-langka-paniwen-sengkelat-dengan-tindik?whid=0

Singep Kain Bludru untuk Warangka Tombak Warna Merah & Biru

Edisi terbatas singep kain beludru warna merah dan biru untuk warangka/tutup tombak.

Singep Tombak Warna Biru

Panjang: 36 cm (tidak termasuk rumbai)

Singep Tombak Warna Merah

Lebar atas tutup tombak: 6 cm

Terbuat dari Kain Beludru Warna Biru

Lebar bawah tutup tombak: 10 cm

Juga ada yang terbuat dari kain beludru Merah

Ditambahi rumbai agar menambah wibawa pusaka anda. Cocok untuk model warangka tombak gaya Surakarta maupun Yogyakarta.

Tampak Gagah dan Mriyayeni
Menambah kewibawaan Pusaka Tombak anda

Di Surakarta, warna kain singep mengandung arti. Merah untuk tosan aji kelas satu, dan hijau untuk tosan aji kelas dua. Ada juga yang berpendapat bahwa warna merah untuk keris kasepuhan atau kapandhitan, hijau untuk kadipaten, biru untuk kapangeranan, dan hitam untuk orang kebanyakan. Pada masa sekarang, aturan seperti itu tidak lagi diikuti. Pembuatan singep bebas, menurut selera masing-masing pemilik Tosan Aji

Anda tertarik meminang atau memaharinya?

Untuk Singep Tombak Warna Merah, klik Link Pembelian sbb:

https://www.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/koleksi/keris/4g6pon7-jual-singep-kain-bludru-untuk-warangka-tombak-warna-merah?from=list-product&pos=0

https://www.tokopedia.com/warungantikan/singep-kain-bludru-untuk-warangka-tombak-warna-merah?whid=0

Untuk Singep Tombak Warna Biru, klik Link Pembelian sbb:

https://www.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/koleksi/keris/4g6pq54-jual-singep-kain-bludru-untuk-warangka-tombak-warna-biru?from=list-product&pos=0

https://www.tokopedia.com/warungantikan/singep-kain-bludru-untuk-warangka-tombak-warna-biru?whid=0

Keris Panimbal Majapahit eks Naga Rangsang

Tangguh Majapahit. Luk 9 (Sembilan)

Keris Panimbal Tangguh Majapahit

Pembagian luk serasi. Pasikutan prigel/tangkas

Pamor Eks Naga Rangsang

Warangka Gayaman Surakarta baru dari kayu Timoho Pelet Gandrung (tuah pelet: pemiliknya hidup hemat dan cermat). Warangka bawaan telah rusak parah.

Warangka Keris Gayaman Surakarta kayu Timoho Pelet Gandrung

Panjang wilah/pesi: 30,5 cm/6 cm

Pelet Gandrung pada Warangka kayu Timoho

Pesi masih utuh dan kokoh. Keluarnya pamor ceprit-ceprit khas Tangguh Majapahit.

Tuah atau Angsar Pamor Naga Rangsang

Pamor eks Naga Rangsang. Tuah pamor ini menambah wibawa pemiliknya dan termasuk pamor pemilih. Ditinjau cara pembuatannya pamor Naga Rangsang tergolong pamor miring (rekan), yaitu pamor yang bentuk gambarannya telah dirancang lebih dahulu oleh Sang Empu. Pamor ini tidak mudah dibuat, sehingga nilai maharnya relatif lebih tinggi dibandingkan pamor lain.

Masih tersisa guratan pamor Naga Rangsang untuk dinikmati

Sebagai konsekuensi keluarnya pamor ceprit-ceprit/hemat pamor khas Majapahit, maka pamor Naga Rangsang di keris ini dengan perlahan digerogoti oleh Sang Waktu selama berabad-abad. Namun demikian secara isoteri keris-keris Tangguh Majapahit dipercaya memiliki perbawa lebih dibanding keris Tangguh lainnya.

Jaman dulu Keris Panimbal populer di kalangan abdi dalem karena dipercaya memiliki tuah yang menyebabkan pemilik dipercaya oleh atasannya (termasuk raja) untuk melaksanakan berbagai tugas.

Keris ini sangat cocok untuk para abdi negara (PNS/ASN), pegawai BUMN, atau orang yang bekerja di perusahaan swasta karena dapat menimbulkan kepercayaan dari atasannya.

Link Pembelian:

https://www.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/koleksi/keris/4g74v7a-jual-keris-panimbal-majapahit-eks-naga-rangsang?from=list-product&pos=0

https://www.tokopedia.com/warungantikan/keris-panimbal-majapahit-eks-naga-rangsang?whid=0

Keris Tilam Sari Mataram Amangkurat

Tangguh: Mataram Amangkurat/Kartasura

Pasikutan: Gagah Merbhawani (berwibawa)

Keris Tilam Sari tangguh Mataram Amangkurat

Warangka: Gayaman Surakarta kayu Timoho bawaan pemilik sebelumnya

Pamor: Ngulit semongko dan (pamor tiban emas lintang jukjuktal?)

Terselip pamor unik di salah satu sisi wadidang

Warangan baru (foto sebelum diwarangi tersedia)

Kontur wilah sedikit nggodhong pohung, warangan baru

Panjang wilah/pesi: 31 cm / 7 cm

Disandangi warangka Gayaman Surakarta kayu Timoho

Kontur wilah sedikit nggodhong pohung (gembung daun singkong)

Tilam Sari adalah salah satu dhapur keris wajib yang dimiliki orang Jawa selain dhapur keris Brojol, Tilam Upih dan Jalak Sangu Tumpeng. Sebagian kalangan pecinta keris beranggapan Tilam Sari baik untuk pria yang telah berkeluarga karena angsarnya membawa keteduhan dan ketentraman keluarga.    

Pasikutan gagah merbhawani

Pamor dominan Ngulit Semongko dipercaya memudahkan jalan rejeki dan mudah bergaul dengan siapa saja. Di salah satu sisi wadidang terselip “pamor emas Lintang Jukjuktal”, dengan angsar sabasane kang nganggo tinurut. Artinya kurang lebih:  semua bahasa/perkataan yang memakai dituruti (oleh orang lain).

Keluarnya pamor termasuk mubyar

Tangguh Mataram Amangkurat biasa juga disebut Tangguh Kartasura, dengan Raja Amangkurat II yang lebih populer disebut Sinuhun Amral (karena beliau raja Jawa pertama yang memakai pakaian dinas ala Eropa  sehingga rakyat memanggilnya dengan sebutan Sunan Amral, yaitu ejaan Jawa untuk Admiral). Pada masa tsb juga terjadi perkawinan budaya tosan aji dengan besi Eropa yang tidak bisa dihindarkan. Maka dari itu tosan ajinya berbeda dengan Mataram Senopaten maupun Sultan Agungan. Keris dan Tombak Tangguh Mataram Amangkurat/Kartasura lebih tebal, kokoh, tantingan berat/nggindel, tampak bisa diandalkan, lebih tegas, tampak garang dan berwibawa. Wilahnya banyak mengandung baja dengan munculnya pamor kasap dan mubyar.

Pada umumnya masyarakat perkerisan mempercayai bahwa keris Tangguh Mataram Amangkurat/Kartasura memiliki tuah pemberani, dan tegas. Sangat cocok dimiliki oleh mereka yang terlahir sebagai pemimpin, yang memerlukan ketegasan.  

Link Pembelian:

https://www.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/koleksi/keris/4g49pu7-jual-keris-tilam-sari-mataram-amangkurat?from=list-product&pos=0

https://www.tokopedia.com/warungantikan/keris-tilam-sari-mataram-amangkurat?whid=0

Keris Carubuk Segaluh Pamor Rojogundolo (Termahar)

Tangguh Segaluh. Pasikutan Wingit.

Keris Carubuk tangguh Segaluh

Luk 7. Termasuk luk kembo khas tangguh daerah kulonan/Pasundan.     

Pada bagian sor-soran terdapat pamor Rojogundolo

Pamor dominan Pulo Tirto dengan angsar menambah ketentraman keluarga, rejeki, dan luwes dalam pergaulan.

Di beberapa titik wilah muncul pamor akhodiyat

Di salah satu sisi sor-soran muncul Pamor Rojogundolo tiban. Berupa wajah laki-laki memakai semacam mahkota (lihat di foto). Tuah pamor Rojogundolo memberikan perlindungan bagi pemiliknya (misal menolak guna-guna, memindahkan makhluk halus, atau membersihkan rumah angker).

Pamor Rojogundolo berupa seraut wajah laki-laki bermahkota

Di bagian gandik juga terselip pamor  Batu Lapak dengan khasiat kewibawaan dan mendatangkan kekayaan.

Di bagian gandik terselip pamor Batu Lapak

Di beberapa titik pada wilah muncul pamor akhodiyat.

Warangan baru.

Saat belum diwarangi

Panjang Wilah/Pesi: ± 30,5 cm/5 cm

Warangka dan gandar kayu timoho pelet sembur

Warangka: Branggah Yogyakarta bahan kayu Timoho baik pelokan maupun gandarnya dengan motif pelet sembur.

Keris ini cocok untuk menambah koleksi anda apalagi keris Tangguh Segaluh dengan pamor bertuah perlindungan (Rojogundolo tiban), sekaligus pamor bertuah kerejekian (Pulo Tirto dan Batu Lapak) termasuk sulit ditemui.  Sungguh keris kelas pusaka yang sebenarnya.

Termahar via Bukalapak

Tombak Pusaka Langka Sipat Kelor Tangguh Mataram

Sebagai bagian dari Tosan Aji, tombak memanglah tidak sepopuler keris. Namun harus diakui, tombak memiliki daya tarik dan kharismanya sendiri. Dengan wujud seperti banyak kita kenal, tombak memberikan kesan gagah, garang dan tangkas bagi seorang Kesatria, tatkala ia harus menghadapi musuh dari atas kuda perang misalnya. Sebagai bagian dari pusaka ampuh yang digunakan untuk menghadapi lawan di medan perang, tombak memang membutuhkan keahlian khusus untuk menggunakannya.

Tombak pusaka langka dhapur Sipat Kelor

Contoh Kesatria dengan kesaktian pusaka tombaknya kemudian berhasil melumpuhkan musuhnya antara lain Sutawijaya yang berhasil membunuh Arya Penangsang, Adipati Jipang dengan Tombak Kiai Plered. Tombak legendaris ini kemudian menjadi simbol berdirinya Kerajaan Pajang yang dipimpin Sultan Hadiwijaya.

Tombak dhapur langka Sipat Kelor dengan background tanaman Cincau Hitam (Mesona palustris BL)

Ada lagi tombak sakti Kiai Baru Klinthing, milik Ki Ageng Wanabaya, penguasa Mangir. Tombak yang dimitoskan berasal dari lidah Naga ini sangat ditakuti, bahkan juga membuat gentar seorang Raja sekelas Panembahan  Senopati. Walaupun akhirnya Panembahan Senopati berhasil membunuh Ki Ageng Mangir dengan tipu muslihat, namun sama sekali bukan karena menaklukan tombak pusaka bernama Kiai Baru Klinthing itu.

Keterangan dari tombak dhapur Sipat Kelor

Penulis sendiri mendapat keberuntungan dengan mendapatkan Tombak Pusaka yang tergolong langka karena berdhapur Sipat Kelor. Kebanyakan dhapur tombak Sipat Kelor dibuat khusus sebagai Tombak Pusaka, bukan untuk keperluan perang.

Koleksi tombak Sipat Kelor, dibuat untuk pusaka bukan untuk perang

Beberapa ciri khas tombak dhapur Sipat Kelor adalah mempunyai luk 3 (tiga). Luknya mulai pertengahan bilah, sedangkan bagian pangkalnya lurus. Tombak ini juga tidak memakai bungkul. Walaupun bentuknya sederhana, tombak dhapur Sipat Kelor termasuk langka, jarang dijumpai.

Dipadankan dengan kayu Walikukun sebagai landeyan/gagang tombak

Penulis mendapatkan tombak tersebut dalam kondisi kotor dan tidak terawat. Namun setelah diwarangi tampak berpamor Pedaringan Kebak, artinya tempat beras terisi penuh. Dengan angsar/doa/filosofi kerejekian dan kemakmuran bagi pemiliknya. Dipadankan dengan landeyan/gagang tombak dari kayu Walikukun.

Kondisi saat masih kotor/belum diwarangi (sebelah kanan)

Kayu walikukun banyak ditemukan di hutan berhawa panas dengan sifat ulet dan keras, sehingga cocok digunakan sebagai landeyan/gagang tombak. Pohon Walikukun juga sudah sejak lama digunakan sebagai penawar pekarangan angker dengan cara ditanam di semua sudut pekarangan tersebut.      

Keris Jalak Sangu Tumpeng Ngulit Semongko-Jung Isi Dunyo (Termahar)

Pasikutan Dhemes (tampan, enak dilihat)

Keris Jalak Sangu Tumpeng

Tangguh: Estimasi Mataram Sultan Agung

Pamor: Ngulit Semongko (dipercaya memudahkan mencari jalan rejeki, dan mudah bergaul, pamor ini tidak pemilih dan cocok bagi siapa saja).

Di salah satu sisi bilah terselip pamor Jung Isi Dunyo (dipercaya memudahkan mencari rejeki/kekayaan).

Pasikutan Dhemes/Tampan, enak dilihat

Keluarnya pamor mubyar putih menyala

Lubang Tindhik pesi masih ada

Warangka: Gayaman Surakarta

Keris dhapur Jalak Sangu Tumpeng boleh dikata adalah salah satu keris berdhapur Jalak yang paling populer bagi masyarakat Jawa hingga banyak dijadikan pusaka warisan keluarga turun temurun.

Wilah dan Pesi utuh

Juga diketahui seringkali diberikan orang tua kepada anaknya ketika hendak merantau mencari rejeki atau dimiliki sebagai bekal dan pengingat dalam mencari rejeki yang berlimpah.

Termahar Via Bukalapak

Singep Keris Kain Cinde Warna Jingga

Sarung pembungkus warangka keris atau singep terbuat dari Kain Cinde warna Jingga.

Dipasangkan dengan Warangka Adat Surakarta

Cocok untuk segala jenis Warangka Keris dari adat Surakarta, Yogyakarta, Wulan Tumanggal, Sandang Walikat maupun jenis Warangka Keris luar Jawa (Melayu, Palembang, Sumatera, Lombok, Bugis dll).

Dipasangkan dengan Warangka Adat Yogyakarta

Tali juga terbuat dari kain Cinde (bukan tali kolor) sehingga tampak elegan dan mriyayeni.

Dipasangkan dengan Warangka Sandang Walikat dan Wulan Tumanggal

Silahkan lengkapi perabot pusaka anda dengan sarung warangka keris ini agar warangka  terhindar dari kemungkinan tergores, terbentur, kena debu dan sebab lain yang bisa merusak.

Kondisi ditutup, tali juga terbuat dari Kain Cinde (bukan tali kolor)

Murah namun tidak murahan. Juga tersedia warna lain, silahkan cek di item barang/persediaan warna lain.

Saat dipasang di dalam Lemari Pusaka

Link Pembelian:

https://www.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/koleksi/keris/4e9parg-jual-singep-keris-kain-cinde-warna-jingga?from=list-product&pos=0

https://www.tokopedia.com/warungantikan/singep-keris-kain-cinde-warna-jingga?whid=0

Singep Keris Kain Cinde Warna Merah

Sarung pembungkus warangka keris atau singep terbuat dari Kain Cinde warna Merah.

Dipasangkan dengan Warangka Adat Surakarta

Cocok untuk segala jenis Warangka Keris dari adat Surakarta, Yogyakarta, Wulan Tumanggal, Sandang Walikat maupun jenis Warangka Keris luar Jawa (Melayu, Palembang, Sumatera, Lombok, Bugis dll).

Tali juga terbuat dari kain Cinde (bukan tali kolor) sehingga tampak elegan dan mriyayeni.

Silahkan lengkapi perabot pusaka anda dengan sarung warangka keris ini agar warangka  terhindar dari kemungkinan tergores, terbentur, kena debu dan sebab lain yang bisa merusak.

Murah namun tidak murahan. Juga tersedia warna lain, silahkan cek di item barang/persediaan warna lain.

Link Pembelian:

https://www.bukalapak.com/p/hobi-koleksi/koleksi/keris/4e9ph4m-jual-singep-keris-kain-cinde-warna-merah?from=list-product&pos=0

https://www.tokopedia.com/warungantikan/singep-keris-kain-cinde-warna-merah